Bestselling Author Shares 3 Tips for Building Your Blog Audience

Bestselling Author Shares 3 Tips for Building Your Blog Audience.

A Nice share for every newbie blogger like me^^

Mencintai..harus bagaimana?

Image

 

Terinspirasi dari status Facebook seorang teman,

dia menulis di wall-nya seperti ini :

“Yang Mencintai… akan ditinggalkan…..
Yang Menyayangi…… akan dikhianati….”
Benar r Salah…..???”

 

Membuat saya berpikir,

mengapa ada begitu banyak orang yang mencintai dengan tulus namun kemudian dikecewakan, dikhianati, atau bahkan ditinggalkan. Bukankah dicintai itu adalah keinginan dan harapan semua orang? Siapa sih di dunia ini yang tak ingin dicintai?

Hingga saya kemudian memberi comment seperti ini :

Kalau saat ini anda mencintai dan ditinggalkan, menyayangi dan dikhianati, bukan menjadi alasan untuk tidak lagi mencintai dan menyayangi lagi,bukan?

Mungkin refleksikan terlebih dahulu, apakah cara kita mencintai dapat membuat orang tsb merasa dicintai?

Tidak selalu kata ‘i love u’ dapat membuat orang merasa dicintai, atau tidak selalu pemberian materi membuat orang merasa dicintai.

Mencintai bukan perkara ‘aku mencinta’ saja. Mencintai adalah perkara ‘aku mau kau merasakan cinta yg kumiliki untukmu’.

Jadi, kenali dulu orang yg kita cintai, dengan cara apakah dia dapat merasa dicintai, dikasihi. Sebab pada dasarnya kita semua membutuhkan cinta dari org lain,betul?”

 

Hal ini membuat saya ingat sebuah artikel indah yang ditulis oleh seorang marriage counselor yang berpengalaman lebih dari 30 tahun menangani berbagai macam pasangan. Ia menyebutkan bahwa ada begitu banyak pasangan suami-istri yang bertahun-tahun bergumul dengan perasaan ‘tidak dicintai’ atau ‘kurang dicintai’ oleh pasangannya. Mungkin ini pula yang seringkali terjadi dalam hubungan yang kita bangun..

Sudahkah kita memiliki sikap yang tepat, yang membuat orang yang kita cintai sungguh merasakan bahwa kita mencintainya?

Ataukah kita terlalu egois, dan tidak peduli dengan hatinya yang rindu akan bahasa cinta yang tepat dengan hatinya?

Berikut 5 Language of Love dalam terjemahan bebas ala saya^^

1. Perkataan yang Menguatkan

    Perbuatan ternyata tidak selalu dapat berbicara lebih dari sebuah perkataan. Bila ini adalah bahasa cinta anda, pujian yang tiba-tiba diberikan oleh pasangan anda, bisa begitu berati dan menyentuh hati anda. Mendengarnya mengatakan ‘I Love You’ bisa membuat anda terbang..namun begitu juga sebaliknya, sebuah penghinaan atau kata-kata yang merendahkan, akan sangat mudah menghancurkan hati anda dan tidak akan mudah hilang dari ingatan anda.

2. Waktu-waktu yang Berkualitas

Bagi anda yang memiliki bahasa cinta yang satu ini, tak ada ungkapan cinta yang lebih baik daripada sebuah perhatian yang penuh, tak terbagi, antara anda dan pasangan. Ada bagi anda, ini adalah hal yang terpenting darinya yang anda inginkan – dengan TV yang mati, Blackberry dalam Silent Mode, iPad dan kawan-kawannya beristirahat sejenak di ruang kerja 🙂 – Kehadirannya adalah sesuatu yang amat berarti dan membuat anda benar-benar merasa spesial dan dicintai. Gangguan-gangguan (Seperti telepon dari kantor, BBM, dll), kencan yang ditunda, atau dia yang terlihat tidak mendengarkan ketika anda berbicara, adalah hal yang sangat menyakitkan bagi anda.

3. Hadiah

Jangan salah mengartikan bahasa cinta yang satu ini sebagai bentuk materialisme..Penerima hadiah menikmati cinta, pemikiran penuh, dan usaha di balik hadiah tersebut. Jika ini adalah bahasa cinta anda, hadiah atau ekspresi yang tepat membuat anda merasa anda dimengerti, anda diperhatikan, dan anda dihargai, lebih daripada pengorbanan apapun yang pasangan anda lakukan demi memberi hadiah tersebut bagi anda. Lupa akan hari ulang tahun anda, hari anniversary, atau hadiah yang anda rasa asal-asalan bisa menjadi bencana bagi hubungan anda.

4. Pelayanan

Membersihkan rumah, bisakah hal itu menjadi ekspresi cinta? Tentu bisa :).

Apapun yang dilakukan oleh pasangan anda yang dapat meringankan beban dan tanggung jawab anda, bisa menjadi ungkapan cinta yang amat lantang. Bahasa yang paling anda suka darinya adalah ‘Sini aku bantu..’ atau ‘Biar aku yang melakukannya..’. Sebaliknya, kemalasan, komitmen yang dilanggar, atau justru melakukan hal-hal yang makin merepotkan anda, membuat anda merasa bahwa dia tidak menghiraukan perasaan anda.

5. Sentuhan Fisik

Hmm..bahasa yang satu ini tidak selalu berarti berakhir di ranjang ya..

Bila ini adalah bahasa cinta anda yang utama, pelukan, tepukan di bahu anda, bergandengan tangan, sentuhan yang lembut di tangan, lengan, atau wajah anda – dapat menyampaikan pesan akan perhatian, cinta, semangat, dan perhatian bagi anda. Kehadiran yang nyata lewat bahasa fisik sangatlah berarti bagi anda. Dan sebaliknya, diabaikan atau bahkan disakiti secara fisik, dapat membuat anda merasa sangat terluka.

 

Nah, sekarang anda sudah tahu bahasa cinta anda? Pertanyaan saya kemudian, tahukah anda apa bahasa cinta yang diharapkan oleh pasangan anda?

Penasaran?

Ajak pasangan anda berdiskusi tentang hal ini, dengan suasana yang nyaman dan santai.. Ijinkan dia membicarakan bahasa cinta yang dia sukai, dan sampaikan bahasa cinta anda. Cari titik temu dari keduanya.

Bila bahasa cinta anda berdua begitu berbeda, ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi pertumbuhan hubungan anda. Bagaimana anda berdua berusaha agar anda maupun dia, sama-sama merasa saling mencintai dan dicintai.

Selamat Mencoba ^^

 

**Artikel asli dapat dibaca di The 5 Love Languages, Dr. Gary Chapman’s New York Times bestseller! (http://www.5lovelanguages.com/learn-the-languages/the-five-love-languages/)

Pelukan

Hal terindah dari sebuah pelukan adalah,

Ketika aku dapat mendengar detak jantungku berlari mengejar detakmu,
Dan kemudian kita melebur dalam satu irama..

Cinta Dalam Doa

Mengapa aku selalu menangis saat aku merindukanmu?

Aku bertanya. Bertanya. Dan bertanya.

 

Hingga pagi ini aku mecoba mengambil waktu untuk diam dihadapan Tuhan,

aku bertanya.

Dalam diam.

 

Dia pun menjawabku lembut, dalam keheningan.

Cintailah dia lewat doamu.

Yang terpenting bukanlah jawaban akan pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepalamu.

Namun, maukah kau sedikit bersabar, duduk tenang, dan membawa dia dalam doamu?

 

Maka aku pun berdoa,

Bagi dia yang kucinta, kurindu dan kunantikan. Semoga Allah memberimu kekuatan, keteguhan, semangat, kesehatan dan kebahagiaan dalam setiap tugas yang kau lakukan untukNya. Dan Tuhan, jagalah dia untukku. Dalam segala ketidakpastian, teguhkanlah selalu hatinya akan Engkau. Aku mau belajar mencintainya, lewat doaku.

 

Semarang, 4 Maret 2012

%d bloggers like this: